Skip to main content

Mengenal Nama Bagian-Bagian Pada Tanaman Anggur

Budidaya tanaman buah di halaman rumah memiliki kepuasan tersendiri khususnya pada musim berbuah dan masa panen. Banyak dari jenis kultivar tanaman buah-buahan yang memang sangat adaptif dan tidak memerlukan perawatan khusus untuk dapat berbuah dan menghasilkan buah yang memuaskan. Berbeda dengan membudidaya tanaman buah anggur, selain jenis tanaman yang merambat, perbedaan iklim juga sangat mempengaruhi pertumbuhan jenis tanaman buah ini.

Karena jenisnya yang merambat, sehingga dalam proses awal penanamannya harus direncanakan lokasi tanam dan arah rambatannya. Selain itu, dalam budidaya tanaman buah anggur perlu adanya proses pemangkasan untuk proses pembentukan percabngan juga untuk training pembuahan. Banyak dari pemula yang belum mengetahui teknik-teknik pemangkasan buah anggur sepenuhnya, padahal pada tiap kultivar memiliki karakter tertentu untuk menghasilkan buah yang baik. 

Pada tahap awal, sebelum membahas lebih jauh beberapa karakter buah anggur hybrid khususnya jenis table grape, perlu kiranya memahmi nama-nama pada bagian pohon anggur. Pemahaman ini sangat penting untuk dapat memahami tutorial-tutoria lebih lanjut tentang pohon buah anggur. Berikut nama bagian-bagian pada tanaman anggur.


Trunk


Trunk adalah bagian batang anggur yang pertama kali tumbuh atau biasa disebut dengan Batang Utama dari pohon anggur. Bagian ini merupakan bagian yang pertama kali mengalami proses pemangkasan. Untuk ketinggian trunk tergantung pada seberapa tinggi batang anggur yang diinginkan dengan maksimum setinggi 2 meter. Bila para-para yang disiapkan setinggi 2 meter, maka trun akan dibiarkan tumbuh sampai 2 meter lebih. Selanjutnya dilakukan proses pemangkasan pada batang ini di ketinggian 2 meter.


Cordon

Cordon atau biasa disebut dengan batang sekunder berjumlah dua batang dengan arah yang berlawanan. Cordons biasanya dilatih pada arah horizontal di sepanjang kawat teralis. Istilah cordon berasal dari nama "Thomery-Cordon" yaitu nama sebuah desa di Perancis di dekat Fontainebleau/ Paris. Untuk kultivar anggur meja, dengan proses pembentukan cabang cordon ini dapat menghasilkan buah anggur berkualitas. Untuk pembentukan cordon disarankan, dua lengan dari cordon bilateral harus sama panjang. Jarak minimal dari atas tanah adalah kira-kira 0.5m.


Head

Head adalah sebuatan untuk bagian atas trunk yang merupakan bagian transisi sebelum terbentuknya cordon, spurs atau cane. Pada dasarnya Head dan Cordon adalah batang sekunder, perbedaan penamaan hanya untuk membedakan bentuk dari pohon anggur itu sendiri.  Pemangkasan dengan system head ini adalah pemangkasan paling sederhana. Tanaman anggur dibuat bertajuk pendek dan berdiri sendiri tanpa bantuan penyangga, penyangga hanya dibutuhkan saat tanaman masih berbatang utama kecil dan lemah. Awalnya system pemangkasan ini hanya digunakan untuk pembentukan tajuk dan pembuahan anggur varietas wine



Cane dan Spur

Cane adalah penamaan untuk tunas matang yang telah menghasilkan buah pada musim buah sebelumnya. Dalam proses pemangkasan dikenal dengan sistem pemangkasan Cane dan Spur, perbedaan sistem pemangkasan ini terletak dari ranting yang dipangkas. Biasanya pohon anggur akan mulai berbuah setelah pemangkasan batang sekunder baik itu bentuk cordon ataupun bentuk head. Pada tunas baru akan tumbuh yang disertai dengan bunga, tunas baru ini disebut dengan cabang tersier. setelah musim panen, untuk musim berikutnya cabang tersier ini akan dilakukan pemangkasan hingga 90% dari pertumbuhan sebelumnya.



Pemangkasan Cane cukup berisiko untuk pemula, karena pemangkasan jenis ini harus benar-benar mempertimbangkan kesehatan mata tunas dan pohon anggur itu sendiri. Pemangkasan Cane dapat dikatakan mengembalikan bentuk pohon anggur ke bentuk asli yang terdiri dari Trunk dan cordon atau head saja. Risiko pemangkasan cane dapat membuat kesenjangan pertumbuhan percabangan apabila mata tunas tidak tumbuh dengan merata.

Untuk pemula disarankan untuk melakukan pemangkasan Spur. Pada sistem pemangkasan ini akan lebih banyak mata tunas yang di harapkan untuk tumbuh. Pemangkasan jenis ini dapat dilakukan setelah pohon anggur melewati musim buah pertama. pada saat pemangkasan pembuahan di musim kedua, cabang cane dipangkas dengan meninggalkan 1 atau 2 mata tunas.

Nah setelah penjelasan singkat di atas, semoga untuk kedepannya dapat membantu peminat dan penghobi tanaman buah anggur untuk mempermudah dalam memahami tutorial-tutorial yang berhubungan dengan budidaya tanaman anggur. Untuk bahasa atau istilah lainnya ada beberapa istilah dalam bahasa Inggris seperti :

Node/Bud : Mata Tunas/Tunas
Bud Break : Pecah Mata tunas
Shoot : Proses setelah bud break /tunas baru dengan daun dan sulur
Internode: Partisi atau ajarak antar Node atau Shoot pada cane ataupun spur.
Sucker : Biasa juga disebut dengan Tunas Air, yaitu tunas muda yang muncul pada bagian batang tua, seperti pada bagian trunk ataupun head. Tunas air ini biasa dicirikan dengan ranting yang tidak subur.
Veraison : Proses awal pematangan buah yang dicirikan dengan perubahan awal warna buah.

Saya rasa cukup sekian, untuk referensi lainnya dapat membaca postingan-postingan berikut ini :


Terimakasih atas kunjungannya....

Comments

Postingan Lain

Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik

Kali ini kita akan membahas tentang cara menanam anggur sistem hidroponik. Menanam anggur dengan sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Namun demikian, berbeda metode tanam, pasti sudah punya alasan tersendiri, jadi abaikan saja kekurangannya, yang terpenting adalah kepuasannya. Menanam anggur sistem hidroponik beda dengan menanam anggur tabulampot. Perbedaannya pada media tanam yang digunakan dan perlakuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman anggur. Sebelum kepembahasan cara tanam anggur hidroponik, sedikit kita bahas dulu tentang hidroponik. Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik (Gambar : Wina, Rumah Hidroponik Pontianak) Hidroponik adalah sistem menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan me...

Membuat Green House Sederhana Buah Anggur

Budidaya tanaman selama ini dilakukan pada kondisi lingkungan (iklim) yang sesuai dengan tanaman. Jika tanaman dipindahkan ke daerah dengan kondisi iklim yang berbeda maka tanaman tersebut tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik atau bahkan mati. Begitu juga halnya pada budidaya tanaman anggur, banyak varietas yang menunjukkan ketidaksesuaian pertumbuhan daun, buah dan rasa buah seperti pada iklim aslinya. Untuk mengatasi keadaan ini banyak dari para kolektor dan pecinta tanaman buah ini membuat suatu rekayasa iklim yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dengan menggunakan green house (GH) Pembuatan GH merupakan solusi yang baik untuk media budidaya tanaman dan merekayasa/memanipulasi unsur-unsur fisik lingkungan (parameter iklim). Dengan demikian memungkinkan tanaman dari daerah tertentu dapat hidup dan berkembang dengan baik. Untuk rekayasa parameter iklim (temperatur, kelembaban, konduktivitas, intensitas cahaya, dan pH) dapat melibatkan peralatan elektronik yang terdir...