Skip to main content

Fungsi Auksin, Giberelin dan Sitokinin Pada Tanaman Buah Anggur

Bagi penghobi bercocok tanam khususnya tanaman buah anggur, mungkin sudah pernah mengamati tumbuhnya tanaman dari proses awal sampai dengan memasuki tahap berbuah. Semakin di amati pastinya terdapat sebuah harapan baru seiring bertumbuh dan berkembangannya tanaman. Pada masa penyemaian, ternyata tidak semua bibit berkembang dengan sempurna dan tidak mengalami pertumbuhan yang serentak, padahal media tanam dan lokasi penyemaian sama dengan perlakuan dan cinta yang sama pula.

Dalam hal ini, ternyata terdapat peran hormon-hormon tertentu, dan perbedaan kandungan hormon-hormon inilah yang membedakan pertumbuhan akar, daun, batang dan buah. Berikut ini tabel jenis-jenis hormon dan fungsinya bagi tanaman khususnya tanaman buah anggur.




Hormon Auksin

Auksin berperan dalam pertumbuhan untuk memacu proses pemanjangan sel. Hormon auksin dihasilkan pada bagian koleoptil (titik tumbuh). Jika terkena cahaya matahari, auksin menjadi tidak aktif. Kondisi fisiologis ini mengakibatkan bagian yang tidak terkena cahaya matahari akan tumbuh lebih cepat dari bagian yang terkena cahaya matahari. Akibatnya, tumbuhan akan membengkok ke arah cahaya matahri. Auksin yang diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan mempengaruhi pemanjangan, pembelahan, dan siferensiasi sel tumbuhan. Auksin yang dihasilkan pada tunas apical (ujung) batang dapat menghambat tumbuhnya tunas lateral (samping) atau tunas ketiak. Bila tunas apical batang dipotong, tunas lateral akan menumbuhkan daun-daun. Peristiwa ini disebut dominansi apical.


Fungsi lain dari auksin adalah merangsang kambium untuk membentuk xylem dan floem, memelihara elastisitas dinding sel, membentuk dinding sel primer (dinding sel yang pertama kali dibentuk pada sel tumbuhan), menghambatnya rontoknya buah dan gugurnya daun, serta mampu membantu proses partenokarpi. Partenokarpi adalah proses pembuahan tanpa penyerbukan.

Pemberian hormone auksin pada tumbuhan akan menyebabkan terjadinya pembentukan buah tanpa biji, akar lateral (samping), dan serabut akar. Pembentukan akar lateral dan serabut akar menyebabkan proses penyerapan air dan mineral dapat berjalan optimum.

Baca Juga : Bahan Alami yang Mudah didapat untuk Pembuatan Perangsang Akar, Daun dan Buah Secara Alami.


Hormon Giberelin

Giberelin merupakan hormon yang berfungsi sinergis (bekerja sama) dengan hormon auksin. Giberelin berpengaruh terhadap perkembangan dan perkecambahan embrio. Giberelin akan merangsang pembentukan enzim amylase. Enzim tersebut berperan memecah senyawa amilum yang terdapat pada endosperm (cadangan makanan) menjadi senyawa glukosa. Glukosa merupakan sumber energy pertumbuhan. Apabila giberelin diberikan pada tumbuhan kerdil, tumbuhan akan tumbuh normal kembali.


Giberelin juga berfungsi dalam proses pembentukan biji, yaitu merangsang pembentukan serbuk sari (polen), memperbesar ukuran buah, merangsang pembentukan bunga, dan mengakhiri masa dormansi biji. Giberelin dengan konsentrasi rendah tidak merangsang pembentukan akar, tetapi pada konsentrasi tinggi akan merangsang pembentukan akar.

Giberelin pertama kali diisolasi dari jamur Giberrella fujikuroi. Hormone giberelin dapat dibagi menjadi berbagai jenis, yaotu giberelin A, giberelin A2, dan giberelin A3 yang memiliki struktur molekul dan fungsi yang sangat spesifik. Misalnya, hormone giberelin yang satu berpengaruh terhadap pertumbuhan, sedangkan yang alin berpengaruh terhadap pembentukan bunga.


Hormon Sitokinin

Sitokinin adalah hormone yang berperan dalam pembelahan sel (sitokinesis). Fungsi sitokinin adalah:

  • Merangsang pembentukan akar dan batang serta pembentukan cabang akar dan batang dengan menghambat dominansi apical
  • Mengatur pertumbuhan daun dan pucuk
  • Memperbesar daun muda
  • Mengatur pembentukan bunga dan buah
  • Menghambat proses penuaan dengan cara merangsang proses serta transportasi garam-garam mineral dan asam amino ke daun.
  • Sitokinin diperlukan bagi pembentukan organel-organel semacam kloroplas dan mungkin berperan dalam perbungaan
  • Merangsang sintesis protein dan RNA untuk mensintesis substansi lain

Senyawa sitokinin pertama kali ditemukan pada tanaman tembakau dan disebut kinetin. Senyawa ini dibentuk pada bagian akar dan ditrasportasikan ke seluruh bagian sel tanaman tembakau. Senyawa sitokinin juga terdapat pada tanaman jagung dan disebut zeatin.

Baca juga : Bahan Alami yang Mudah didapat untuk Pembuatan Perangsang Akar, Daun dan Buah Anggur Secara Alami.

Comments

Postingan Lain

DAYA ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS ANGGUR (Vitis vinifera) DI DATARAN TINGGI

Lama gak update postingan di blog ini, jangankan posting, untuk buka2 blogpun dah jarang.. biasalah manusia, kadang up kadang down.. untuk kali ini saya coba merangkum tulisan dari Emi Budiyati, Rohmatul Amprilah dan Agus Zainudin Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, dengan judul jurnal  DAYA ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS ANGGUR (Vitis vinifera) DI DATARAN TINGGI.  Seperti yang telah disebutkan dalam abstrak pada penelitian ini, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari daya adaptasi tanaman anggur di dataran tinggi (950 m dpl.) dan mencari alternatif pemecahan yang timbul dalam hal adaptasi tanaman anggur di dataran tinggi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni sampai dengan bulan agustus 2005 di Tlekung. Bahan yang digunakan adalah 7 varietas anggur berumur 3 tahun yaitu : varietas Cardinal, Carolina Black Rose, Belgi, Muscatto D’Adda, Red Prince, MS 23-7 dan Bali. Sedangkan bahan lain adalah fungisida, pupuk cair organik, ...

AGAR BUAH ANGGUR LEBIH MANIS DAN BERUKURAN BESAR

Setiap pecinta tanaman buah pastinya mengharapkan dapat memperoleh hasil yang memuaskan., tak terkecuali tanaman anggur. Pada dasarnya, setiap tanaman membutuhkan perlakuan optimal untuk menghasilkan buah yang optimal pula. Namun demikian, terdapat beberapa kasus pemilik pohon anggur yang kecewa disebabkan oleh hasil buah yang asam dan ukuran buah yang kecil. Hal ini dapat diakibat oleh beberapa faktor, antara lain : Baca juga  Cara Menanam Anggur ,  Cara Menanam Anggur Sistem Hidroponik 1.  Rasa Buah Asam " ......disarankan untuk menanyakan pada si penjual bibit tentang jenis dan varietas anggur sebelum membelinya ". Anggur Nizina Berdasarkan pengalaman saya dan beberapa orang yang saya temui, mengeluhkan rasa asam pada buah anggur yang telah bertahun-tahun ditanam. Bahkan segala perlakuan baik secara modern maupun tradisional telah dilakukan namun tetap menghasilkan buah yang asam. Pada dasarnya jenis tanaman anggur terdiri dari ribuan varietas...

Pengendalian Jamur Powdery Mildew (Embung Tepung) Pada Tanaman Anggur

Serangan Jamur Powdery Mildew Pada Buah Anggur Grapestutorial.com , Gejala penyakit pada tanaman anggur yang terserang Powdery Mildew adalah terdapat bercak-bercak putih keabu-abuan pada permukaan bagian yang diserang. Penyakit powdery mildew disebabkan oleh cendawan yang bisa menyerang seluruh bagian tanaman anggur yang berwarna hijau.  Gejala serangan pada cabang muda yang masih berwarna hijau terlihat dengan adanya luka berwarna coklat kehitaman, dan lama kelamaan akan berubah warna menjadi coklat kemerahan. Serangan pada cabang memang tidak menyebabkan gangguan pada cabang tersebut, namun jika dibiarkan cendawan akan terus berkembang biak dan menghasilkan spora yang akan menyebar secara luas. Baca Juga :  SERANGAN JAMUR POWDERY MILDEW/EMBUNG TEPUNG (erysiphe necator) Pada postingan kali ini, Grapestutorial.com  akan membahas khusus penanganan atau Pengendalian Jamur Powdery Mildew (Embung Tepung) Pada Tanaman Anggur. Namun sebelum masuk k...